Peringatan World Stroke Day tingkat nasional tahun 2025 diselenggarakan di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 14–15 November 2025. Acara ini menghimpun para dokter spesialis neurologi, tenaga kesehatan, pemangku kebijakan, serta berbagai organisasi kesehatan dalam upaya memperkuat kesadaran dan kemampuan nasional dalam penanganan stroke. Rangkaian kegiatan dimulai pada 14 November dengan registrasi peserta, dilanjutkan dengan simposium pembuka yang mengangkat pembaruan penanganan krisis hipertensi sebagai salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya stroke. Prosesi seremonial kemudian berlangsung meriah melalui video opening, persembahan tarian, serta menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Hymne Perdosi, dan Mars Perdosi. Sambutan disampaikan oleh sejumlah tokoh, termasuk Ketua Panitia, Ketua Perdosni Pusat, serta Gubernur NTT yang diwakilkan. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan Angels Award bagi rumah sakit di NTT serta pelantikan Yayasan Stroke Indonesia Cabang NTT. Salah satu momen penting dalam rangkaian acara hari itu adalah peluncuran Buku Pedoman Tatalaksana Stroke 2025, yang diharapkan menjadi acuan nasional terbaru dalam penanganan pasien stroke, mulai dari fase pra-hospital, emergensi, hospital care, hingga rehabilitasi. Peluncuran buku ini menjadi tonggak penting bagi peningkatan standar pelayanan stroke di seluruh Indonesia.

Sesi ilmiah pada pagi hari menghadirkan dua materi utama mengenai pembentukan tim stroke di rumah sakit serta manajemen stroke di layanan pra-hospital, yang menegaskan pentingnya penanganan cepat dan terkoordinasi. Memasuki sesi siang, para peserta mengikuti kelas paralel yang membahas topik komprehensif mulai dari protokol trombolisis, trombektomi mekanik yang dibawakan oleh guru kami Dr. dr. Kumara Tini, Sp.N(K), FINS, FINA. Materi lain yang dipaparkan adalah kontraindikasi terapi stroke, perkembangan terbaru terapi neuroprotektif dan perubahan paradigma dalam manajemen stroke modern. Workshop interaktif kemudian memberikan pelatihan praktis melalui sesi pengambilan keputusan klinis, pemeriksaan NIHSS, skrining disfagia, penilaian GCS, serta simulasi code stroke untuk meningkatkan respon tenaga kesehatan terhadap kasus gawat darurat. Hari pertama ditutup dengan Gala Dinner sebagai ajang silaturahmi dan penguatan jejaring profesional.
Kegiatan pada 15 November 2025 difokuskan untuk masyarakat umum melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis mencakup pengecekan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol total. Sebuah talk show bertema “Deteksi Dini Stroke” digelar untuk meningkatkan edukasi masyarakat mengenai faktor risiko dan upaya pencegahan. Acara juga diisi dengan senam stroke sebagai kampanye hidup sehat. Seluruh rangkaian peringatan World Stroke Day Nasional 2025 kemudian ditutup pada 16 November dengan kepulangan para tamu dan peserta. Penyelenggaraan di Kupang menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi nasional untuk menekan angka kejadian dan kematian akibat stroke, sekaligus memastikan standar penanganan stroke di Indonesia semakin maju melalui hadirnya Pedoman Tatalaksana Stroke 2025 yang baru diluncurkan.

Residen Neurologi Universitas Udayana mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi pada kegiatan ini. Dengan partisipasi ini, diharapkan dapat memperoleh pengalaman praktis dalam tata laksana stroke terkini dan berkesempatan memperkuat jejaring profesional. Selain itu, partisipasi ini menjadi bagian penting dari pengembangan kompetensi klinis dan peran aktif residen dalam upaya peningkatan layanan stroke di Indonesia.
