Residen Program Studi Spesialis Neurologi Universitas Udayana kembali menunjukkan kontribusi akademik dan prestasi membanggakan dalam ajang The 24th Continuing Neurological Education (CNE) 2026: NeuroFrontiers 2026 – From Neuroscience to New Horizons in Neurology, yang diselenggarakan pada 9–14 Juni 2026 di Vasa Hotel Surabaya.
Sebagai forum ilmiah tahunan yang menjadi salah satu kegiatan pendidikan neurologi terbesar di Indonesia, CNE 2026 menghadirkan berbagai sesi ilmiah, diskusi akademik, serta presentasi hasil penelitian dan laporan kasus yang bertujuan untuk memperbarui wawasan klinis, mendorong kolaborasi, dan mendukung pengembangan profesional berkelanjutan di bidang neurologi.
Pada kesempatan tersebut, sejumlah Residen Neurologi Universitas Udayana berpartisipasi aktif sebagai presenter ilmiah dengan membawakan berbagai laporan kasus yang menarik dan relevan dalam praktik neurologi sehari-hari, yaitu:
- dr. Cornelius Sunaryo
- Secondary Cephalgia et causa Bleeding Diastasis (Thrombocytopenia): Pendekatan Penegakan Diagnosis
- dr. Made Agastia Wicaksana
- Dermatomiositis Anti-Mi-2 dengan Tetraparesis Proksimal, Papul Gottron, dan Disfagia: Laporan Kasus
- dr. Made Aditya Artha Nugraha
- Spinal-Generated Movement Disorders pada Pasien dengan Kecurigaan Neuromyelitis Optica Spectrum Disorder (NMOSD)
- dr. Kadek Krisna Yajna Ganitri
- Cerebral Cavernous Malformation Ganglia Basalis yang Bermanifestasi sebagai Stroke Mimic
- dr. Dewa Gede Putra Angga Pradnyana
- Diabetes Insipidus Sentral Akibat Peningkatan Tekanan Intrakranial Pascaoperasi Abses Serebri Temporobasal: Sebuah Laporan Kasus
- dr. Karel Josafat Romario Souhoka
- Badai Tiroid Sebagai Penyulit Guillain-Barré Syndrome: Laporan Kasus dengan Perburukan Neurologis Akut
Prestasi membanggakan turut diraih dalam sesi Oral Presentation. dr. Kadek Krisna Yajna Ganitri berhasil meraih Juara 1, sementara dr. Karel Josafat Romario Souhoka memperoleh Juara 2, menunjukkan kualitas karya ilmiah dan kemampuan presentasi yang kompetitif di tingkat nasional.
Pencapaian ini mencerminkan komitmen Residen Neurologi Universitas Udayana dalam mengembangkan budaya akademik, penelitian, dan publikasi ilmiah yang berkelanjutan. Keberhasilan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan serta bimbingan para staf pendidik yang secara konsisten mendorong pengembangan kompetensi akademik dan profesional para residen.
Partisipasi aktif dan prestasi yang diraih dalam CNE 2026 diharapkan dapat semakin memperkuat peran Program Studi Spesialis Neurologi Universitas Udayana dalam pengembangan ilmu neurologi di Indonesia. Selain menjadi wadah diseminasi ilmu pengetahuan, forum ini juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan neurologi berbasis bukti di masa mendatang.
