Epilepsi pascastroke merupakan salah satu komplikasi neurologis kronis yang sering terjadi dan menjadi tantangan tersendiri dalam penatalaksanaan klinis, terutama dalam mencapai kontrol bangkitan yang optimal. Ketidakcukupan kontrol bangkitan ini tidak hanya memperberat beban penyakit, tetapi juga berdampak buruk terhadap kualitas hidup pasien secara menyeluruh.
Dalam patogenesis epilepsi pascastroke, stres oksidatif memegang peranan krusial yang turut memicu proses epileptogenesis dan neurodegenerasi. Glutation (GSH) merupakan salah satu antioksidan endogen utama di dalam sel otak yang berfungsi melindungi jaringan dari kerusakan akibat radikal bebas. Perbedaan kadar GSH serum antara pasien dengan bangkitan yang terkontrol dan tidak terkontrol menjadi aspek penting yang menarik untuk diteliti guna memahami mekanisme biologis yang mendasari resistensi terapi bangkitan.
Sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan di bidang neurologi, pada Kamis, 20 Agustus 2026, telah diselenggarakan Sidang Tesis Program Studi Spesialis Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kegiatan ini bertempat di Ruang Pertemuan Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Sekretariat Departemen/KSM Neurologi FK Unud/RS Ngoerah, Denpasar.
Sidang tesis ini dipresentasikan oleh dr. I Gusti Agung Ayu Andra Yusari dengan judul: “Perbedaan Kadar Glutation (GSH) Serum Penderita Epilepsi Pasca Stroke dengan Bangkitan Terkontrol dan Tidak Terkontrol di Rumah Sakit Tersier di Bali.”
Dalam pemaparannya, dr. I Gusti Agung Ayu Andra Yusari mengkaji perbandingan kadar glutation serum sebagai indikator stres oksidatif pada pasien epilepsi pascastroke dengan status bangkitan terkontrol versus tidak terkontrol. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkaya pemahaman mengenai peran stres oksidatif, serta membuka peluang pemanfaatan biomarker untuk evaluasi klinis dan penatalaksanaan pasien ke depan.
Adapun tim pembimbing dalam penelitian ini adalah:
Dr. dr. A.A.A. Meidiary, Sp.N, Subsp.NNET(K), F. Epilepsi dan EEG, F. Neurogeriatri selaku Pembimbing I
Dr. dr. I Putu Eka Widyadharma, M.Sc, Sp.N, Subsp.NN(K), FMIN selaku Pembimbing II
Sementara itu, tim penguji yang turut memberikan masukan ilmiah terdiri dari:
Dr. dr. Desak Ketut Indrasari Utami, Sp.N, Subsp. NNET(K)
Dr. dr. Ida Ayu Sri Wijayanti, M.Biomed, Sp.N, Subsp.NN(K)
dr. Ni Putu Ayu Putri Mahadewi, M.Biomed, Sp.N, Subsp.NGD(K)
Pelaksanaan sidang tesis berlangsung dengan lancar dan diwarnai dengan diskusi ilmiah yang konstruktif antara peserta sidang dan dewan penguji. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu neurologi, khususnya di bidang neurovaskular dan epileptologi, serta menjadi referensi berharga bagi pengembangan riset.
