HIV-Associated Neurocognitive Disorders (HAND) merupakan komplikasi serius dari infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang dapat memengaruhi fungsi kognitif pasien. Salah satu faktor biologis yang kini tengah banyak diteliti adalah peran C-X-C Motif Chemokine Ligand 10 (CXCL10), sebuah biomarker inflamasi yang diduga kuat memiliki keterkaitan dengan peningkatan risiko terjadinya HAND.
Menyoroti hal ini, pada Senin, 22 September 2025 pukul 11.00 WITA hingga selesai, bertempat di Ruang Pertemuan Prof. Dr. I G. N. G. Ngoerah, Sp.S, Sekretariat Departemen/KSM Neurologi FK Universitas Udayana/RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah Denpasar, telah dilaksanakan Sidang Tesis Akhir Program Studi Spesialis Neurologi FK Universitas Udayana.
Tesis dipresentasikan oleh dr. Daniel Mahendrakrisna dengan judul:
“Kadar C-X-C Motif Chemokine Ligand 10 (CXCL10) Plasma Tinggi Sebagai Faktor Risiko Terjadinya HIV-Associated Neurocognitive Disorders (HAND) Pada Pasien Dengan Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV)”
dr. Daniel memaparkan temuannya bahwa kadar CXCL10 plasma yang tinggi memiliki hubungan signifikan dengan risiko terjadinya HAND pada pasien HIV. Hasil penelitian ini berpotensi membuka jalan bagi strategi deteksi dini maupun intervensi preventif untuk meminimalisir dampak neurokognitif pada pasien HIV.
Dosen Pembimbing:
• Prof. Dr. dr. Anak Agung Raka Sudewi, Sp.N(K)
• Dr. dr. Ketut Widyastuti, Sp.N(K)
Dosen Penguji:
• Prof. Dr. dr. I Made Oka Adnyana, Sp.N(K)
• Dr. dr. Anak Agung Ayu Meidiary, Sp.N(K), EEGer
• dr. I Komang Arimbawa, Sp.N(K)
Setelah melewati ujian tesis ini dan dinyatakan lulus, maka dengan ini dr. Daniel Mahendrakrisna resmi menjadi Wisudawan ke-153 Program Studi Spesialis Neurologi FK Universitas Udayana.
Selamat kepada dr. Daniel atas pencapaian akademiknya. Semoga hasil penelitian ini memberikan kontribusi berarti dalam bidang neurologi, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pasien dengan HIV.
