Residen Program Studi Spesialis Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana kembali menunjukkan eksistensinya di kancah internasional melalui partisipasi aktif dalam 19th International Congress of the Asian Society Against Dementia (ASAD) dan International Conference of the Korean Dementia Association (IC-KDA) “Breaking Barriers of Dementia: From Research to Real-world Practice” yang diselenggarakan pada tahun 2025 di Seoul, Korea Selatan.
Acara prestisius ini merupakan forum ilmiah yang mempertemukan para pakar, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk mendiskusikan perkembangan terkini dalam diagnosis, manajemen, dan riset penyakit demensia, yang merupakan salah satu masalah kesehatan global yang terus berkembang. Kegiatan diawali dengan pre-confrence pada Kamis 8 Mei 2025. Kegiatan dilanjutkan dengan simposium yang berlangsung selama 2 hari yaitu hari Jumat, 9 Mei 2025 hingga Sabtu, 10 Mei 2025. Kegiatan simposium dibagi menjadi sesi pemaparan materi dan sesi diskusi.
Dalam kesempatan ini, para residen Program Studi Spesialis Neurologi FK Udayana tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga turut mempresentasikan karya ilmiah mereka melalui kegiatan presentasi poster ilmiah pada tanggal 9 Mei 2025 dan pada tanggal 10 Mei 2025. Keikutsertaan ini menjadi bukti nyata komitmen program studi dalam meningkatkan kapasitas akademik dan profesional para residen, serta memperluas jejaring kolaborasi internasional di bidang neurologi, khususnya dalam penanganan gangguan neurodegeneratif seperti demensia.
Seluruh residen yang mengikuti kegiatan presentasi poster ini mendapatkan travel grant dari pihak penyelenggara acara. Kegiatan poster ilmiah ini diikuti oleh 4 orang residen, yaitu:

1. dr. I Gusti Agung Ayu Andra Yusari
“Probiotic Supplementation Improved Cognitive Function in Patients with Mild Cognitive Impairment and Alzheimer’s
Disease: A Systematic Review and Meta-Analysis”

2. dr. Desak Made Cittarasmi Saraswati Seputra
“Vascular Dementia Due to Single Strategic Infarct at Hippocampus in Patient with Malignancy: A Rare Case Report”

3. dr. Elma Shari Pagehgiri
“Characteristics of Clock Drawing Test (CDT) Results in Geriatrics in Banjar Bongkasa Pertiwi, Badung, Bali”

4. dr. Nobel Budiputra
“Moyamoya Disease Post STA-MCA Bypass: Extended Follow-up of Neurobehavioural Improvement”
Selain memperdalam wawasan ilmiah, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para ahli dunia serta mengenal inovasi terbaru dalam teknologi diagnostik dan terapeutik.
Partisipasi aktif residen Neurologi FK Udayana dalam konferensi internasional ini diharapkan dapat memperkaya keilmuan di lingkungan program studi, serta menjadi inspirasi bagi para residen lainnya untuk terus berprestasi di level international.
