Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menerima kunjungan dari Auckland University of Technology (AUT), Selandia Baru dalam rangka penjajakan kerja sama internasional yang berlangsung pada 27 Maret 2026 di Ruang Sidang Dekan, Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar. Pertemuan ini difokuskan pada pembahasan Perjanjian Kerja Sama (PKS) serta audiensi bersama peneliti dari AUT’s National Institute for Stroke and Applied Neurosciences dan perwakilan PreventS-MD, yang bergerak dalam pengembangan solusi digital di bidang kesehatan.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. I Gede Eka Wiratnaya, Sp.OT., Subsp.Onk.Ort.R(K), menyambut langsung kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiasi kolaborasi ini. Bersama Dr. Balakrishnan Sukumaran Nair (Dr. Bala Nair) selaku Chief Executive Officer PreventS-MD Limited, dibahas berbagai potensi kerja sama yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat internasional, hingga pengembangan ekosistem digital rumah sakit. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan tridharma perguruan tinggi, sekaligus membuka peluang pemanfaatan teknologi medis mutakhir seperti kecerdasan buatan, robotika, dan kedokteran olahraga.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan koordinator program studi di lingkungan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, termasuk Koordinator Program Studi Spesialis Neurologi, Dr. dr. I Putu Eka Widyadharma, S.Ked., M.Sc., Sp.S(K), FMIN, yang berperan aktif dalam mendukung pengembangan kolaborasi, khususnya di bidang neurologi dan layanan kesehatan berbasis teknologi. Keterlibatan beliau mencerminkan komitmen kuat Program Studi Spesialis Neurologi dalam memperluas jejaring internasional serta mendorong integrasi keilmuan klinis dengan inovasi digital. Penjajakan kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kemitraan strategis berkelanjutan antara kedua institusi, serta mendorong terciptanya inovasi yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan di masa depan.
