Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat bersama Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat dan Program Studi Spesialis Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “An Integrated Digital Framework for The Prevention of Heart Attack, Stroke, and Lifestyle Diseases” pada 27 Maret 2026 di Ruang Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah, FK Unud, Denpasar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta tidak hanya pada aspek teori perubahan perilaku dalam pencegahan penyakit kardiovaskular, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi digital sebagai peluang inovasi dan pengembangan di bidang kesehatan. Kolaborasi lintas program studi ini menjadi wujud sinergi antara pendekatan klinis, akademik, dan kesehatan masyarakat dalam upaya penyelamatan pasien sebelum kondisi kritis terjadi.

Kuliah tamu menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. Bala Nair dari Auckland University of Technology, Selandia Baru, yang membahas “From Awareness to Venture: Digital Ecosystems for Preventing Heart Attacks, Strokes, and Lifestyle Diseases”, serta dr. Putri Rossyana Dewi, Sp.N yang menyampaikan materi “Stroke, Heart Attack, and Lifestyle Changes: Primary Prevention”. Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat menekankan bahwa kesehatan digital merupakan jembatan yang menghubungkan riset, praktik klinis, dan keterlibatan masyarakat. Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana mengapresiasi kolaborasi lintas disiplin yang dinilai strategis dalam memperkuat sistem kesehatan, sekaligus mendorong mahasiswa untuk memperluas perspektif dan berani mengembangkan inovasi berbasis teknologi.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa dan dosen dari berbagai program studi ini berlangsung interaktif melalui sesi diskusi yang aktif dan konstruktif. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya minat terhadap integrasi teknologi digital dalam upaya promotif dan preventif, khususnya dalam menurunkan angka kejadian stroke dan penyakit kardiovaskular. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, serta mendorong lahirnya inovasi yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di masa depan.
