
Peran caregiver informal dalam merawat pasien dengan demensia merupakan aspek penting dalam sistem pelayanan kesehatan, terutama di tengah meningkatnya angka harapan hidup dan prevalensi penyakit neurodegeneratif. Tanggung jawab yang besar dan berkepanjangan seringkali menimbulkan beban psikologis yang signifikan, termasuk gejala depresi yang dapat memengaruhi kualitas hidup caregiver maupun kualitas perawatan yang diberikan kepada pasien.
Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian terhadap aspek biologis yang mendasari gangguan psikologis pada caregiver semakin berkembang. Salah satu biomarker yang banyak diteliti adalah serotonin, neurotransmitter yang berperan penting dalam regulasi suasana hati, emosi, dan kesejahteraan mental. Perubahan kadar serotonin serum diduga berkaitan dengan munculnya gejala depresi, sehingga menjadi menarik untuk dikaji lebih lanjut, khususnya pada caregiver pasien demensia dibandingkan dengan non demensia.
Sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan di bidang neurologi, pada Selasa, 18 Februari 2026, telah diselenggarakan Sidang Tesis Program Studi Spesialis Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Kegiatan ini bertempat di Ruang Pertemuan Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Sp.S, Sekretariat Departemen/KSM Neurologi FK Universitas Udayana/RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar.
Sidang tesis ini dipresentasikan oleh dr. I Made Maha Candra Budaya (NIM: 2171062007) dengan judul: “Perbedaan Kadar Serotonin Serum dan Skor Depresi pada Caregiver Informal Penderita Demensia dan Non Demensia.”
Dalam pemaparannya, dr. I Made Maha Candra Budaya mengkaji perbedaan kadar serotonin serum serta tingkat depresi pada caregiver informal yang merawat pasien dengan demensia dibandingkan dengan yang merawat pasien non demensia. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan antara aspek biologis dan psikologis pada caregiver, serta menjadi dasar dalam pengembangan strategi intervensi yang lebih tepat guna dalam meningkatkan kesejahteraan caregiver.
Adapun tim pembimbing dalam penelitian ini adalah:
- Dr. dr. I Putu Eka Widyadharma, M.Sc., Sp.N, Subsp.NN(K), FMIN selaku Pembimbing I
- Dr. dr. Ketut Widyastuti, Sp.N, Subsp.NGD(K) selaku Pembimbing II
Sementara itu, tim penguji yang turut memberikan masukan ilmiah terdiri dari:
- Dr. dr. Anak Agung Ayu Meidiary, Sp.N, Subsp.NNET(K), F. Epilepsi dan EEG, F. Neurogeriatri
- Dr. dr. Ni Made Susilawathi, Sp.N, Subsp.NIITCC(K)
- dr. A. A. Ayu Suryapraba Indradewi K., Sp.N, Subsp.NIITCC(K)
Pelaksanaan sidang tesis berlangsung dengan lancar dan penuh diskusi ilmiah yang konstruktif antara peserta sidang dan dewan penguji. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu neurologi, khususnya dalam bidang neuropsikiatri dan neurogeriatri, serta menjadi landasan bagi penelitian lanjutan di masa mendatang.
Dengan terselenggaranya sidang tesis ini, dr. I Made Maha Candra Budaya secara resmi menyelesaikan tahapan akhir pendidikan pada Program Studi Spesialis Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan berhasil menjadi alumni ke-161, sekaligus menambah deretan lulusan yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu neurologi di Indonesia.
