Morbus Hansen (MH) merupakan penyakit infeksi kronik yang dapat menyebabkan keterlibatan sistem saraf perifer dan menimbulkan berbagai komplikasi neurologis, salah satunya adalah nyeri neuropatik. Nyeri neuropatik pada penderita MH tidak hanya berdampak pada aspek biologis, tetapi juga berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup, kualitas tidur, serta kondisi psikologis penderita. Salah satu biomarker yang diduga berperan dalam mekanisme nyeri neuropatik adalah protein S100B, yang berkaitan dengan proses neuroinflamasi dan kerusakan saraf.

Berdasarkan latar belakang tersebut, dr. Kiki mengangkat topik penelitian tesis berjudul:
“Perbedaan Kadar S100B Serum, Kualitas Hidup, Kualitas Tidur, serta Tingkat Depresi Penderita Morbus Hansen dengan dan tanpa Nyeri Neuropatik.”
Penelitian ini bertujuan untuk menilai perbedaan kadar S100B serum, kualitas hidup, kualitas tidur, serta tingkat depresi pada penderita Morbus Hansen dengan dan tanpa nyeri neuropatik. Hasil penelitian menyimpulkan adanya perbedaan bermakna kadar S100B serum, kualitas hidup, kualitas tidur, dan tingkat depresi antara kedua kelompok. Peningkatan kadar S100B serum menunjukkan keterlibatan proses neuroinflamasi dalam mekanisme nyeri neuropatik. Selain itu, penderita MH dengan nyeri neuropatik cenderung memiliki kualitas hidup dan kualitas tidur yang lebih buruk, serta tingkat depresi yang lebih tinggi. Temuan ini menggambarkan bahwa nyeri neuropatik pada Morbus Hansen melibatkan interaksi kompleks antara kerusakan biologis dan gangguan psikososial.
Dosen Pembimbing:
- Dr. dr. Ni Made Susilawathi, Sp.N(K)
- Dr. dr. I Putu Eka Widyadharma, M.Sc, Sp.N(K)
Dosen Penguji:
- Dr. dr. A.A.A. Meidiary, Sp.N(K)
- Dr. dr. Ketut Widyastuti, Sp.N(K)
- dr. Ni Putu Ayu Putri Mahadewi, M.Biomed, Sp.N(K)
Pelaksanaan ujian tesis berjalan dengan lancar. Keberhasilan ini mengukuhkan dr. Dian Rizki Fitria, Sp.N sebagai alumni ke-157 Program Studi Spesialis Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, sekaligus menegaskan komitmen Departemen Neurologi FK Unud/RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah dalam penguatan riset berbasis bukti khususnya di bidang neurologi perifer dan neuropsikiatri.
