Penyakit Parkinson dikenal luas sebagai gangguan neurodegeneratif progresif yang terutama memengaruhi sistem motorik. Namun, gejala non-motorik, seperti gangguan fungsi kognitif, semakin diakui sebagai bagian signifikan dari perjalanan penyakit ini. Penurunan kemampuan berpikir, memori, dan perhatian pada pasien Parkinson dapat muncul sejak tahap awal dan berdampak besar terhadap kualitas hidup pasien serta caregiver-nya.
Salah satu protein yang berperan dalam patofisiologi Parkinson dan kini menjadi fokus penelitian adalah Alpha Synuclein (α-synuclein). Protein ini diketahui mengalami agregasi abnormal pada otak pasien Parkinson dan diduga terlibat dalam kerusakan jalur sinaptik serta neurodegenerasi. Peningkatan kadar alpha synuclein dalam plasma pasien dapat mencerminkan aktivitas patologis yang mendasari gangguan kognitif.
Sebagai upaya untuk mengeksplorasi biomarker ini lebih lanjut, pada Senin, 19 Mei 2025, telah diselenggarakan Ujian Tesis Akhir Program Studi Spesialis Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, yang bertempat di Ruang Pertemuan Prof. Dr. I G. N. G. Ngoerah, Sp.S, Sekretariat Departemen/KSM Neurologi FK Unud/RSUP Prof. Dr. I.G.N.G Ngoerah Denpasar.
Tesis ini dipresentasikan oleh dr. Made Wulan Utami Dewi dengan judul:
“Kadar Alpha Synuclein Plasma Tinggi sebagai Faktor Risiko Terjadinya Gangguan Fungsi Kognitif pada Pasien Parkinson”
Dalam pemaparannya, dr. Wulan menyoroti temuan bahwa kadar alpha synuclein yang lebih tinggi dalam plasma pasien Parkinson berkorelasi dengan peningkatan risiko gangguan fungsi kognitif. Hal ini menandakan potensi alpha synuclein sebagai biomarker prediktif yang dapat digunakan dalam skrining dan pendekatan terapi individualisasi.
Dosen Pembimbing:
1. Pembimbing I: Prof. Dr. dr. I Made Oka Adnyana, Sp.N(K)
2. Pembimbing II: Dr. dr. Ketut Widyastuti, Sp.N(K)
Dosen Penguji:
1. Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.N(K)
2. Dr. dr. Ni Made Susilawathi, Sp.N(K)
3. dr. I Komang Arimbawa, Sp.N(K)

Dengan penelitian ini, diharapkan pengembangan strategi deteksi dini dan penanganan gangguan kognitif pada Parkinson dapat lebih akurat dan berbasis data biomolekuler yang kuat.
Setelah menyelesaikan Ujian Tesis Akhir Program Studi Spesialis Neurologi Universitas Udayana, dan dinyatakan lulus, maka dengan ini dinyatakan bahwa dr. Made Wulan Utami Dewi sebagai alumni ke-152.
Selamat kepada dr. Wulan yang sudah melewati tahap akhir studi ini. Selamat bertemu di acara wisuda dan dilepas secara resmi sebagai Dokter Spesialis Neurologi.
