Purple Day 2019

Pada tahun 2019 ini, diperkirakan sekitar 50 juta manusia di seluruh dunia hidup dengan epilepsi, atau satu dari seratus manusia hidup dengan epilepsi. Sampai saat ini masih banyak stigma di masyarakat mengenai penyakit ini. Salah satu contoh adalah epilepsi seringkali dicap sebagai penyakit menular ataupun gangguan psikologis. Beranjak dari hal ini, seluruh dunia mencanangkan Purple Day yang diperingati setiap tanggal 26 Maret untuk memberikan dukungan kepada penderita epilepsi.

Program Studi Neurologi Udayana melakukan 2 kegiatan serangkaian dengan acara Purple Day tahun ini. Kegiatan pertama dilakukan pada tanggal 26 Maret 2019, dimana konsulen subdivisi epilepsi kami yaitu Dr. dr. Anna Marita Gelgel, Sp.S(K), dr. A. A. Ayu Meidiary, Sp.S, disertai residen Neurologi Udayana lainnya memberikan penyuluhan di Poliklinik RSUP Sanglah. Tujuan dari acara ini adalah untuk memperkenalkan penyakit epilepsi ini kepada masyarakat. Peserta penyuluhan ini adalah penunggu pasien dan pasien yang berobat di poliklinik, dimana mereka nampak cukup antusias dalam mendengarkan penyuluhan tersebut.

Acara kedua dilanjutkan pada tanggal 31 Maret 2019 di Lapangan Renon Denpasar. Residen membagi-bagikan makanan yang berwarna ungu, tentunya tidak lupa sambil memberikan penyuluhan mengenai stigma epilepsi kepada masyarakat yang melintas. Acara berlangsung kurang lebih 3 jam dimulai dari pukul 06.00 pagi. Dengan semakin rutinnya diadakan kegiatan Purple Day seperti ini, kedepan semoga masyarakat semakin paham mengenai penyakit epilepsi ini. Diharapkan kedepannya masyarakat tidak malu berobat ke dokter apabila menemukan gejala-gejala seperti epilepsi.

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *