Ujian Tesis Akhir dr. Deviana Christanty

Auto Draft 22

Neuropati diabetik merupakan salah satu komplikasi kronis yang sering dijumpai pada penderita diabetes melitus, yang tidak hanya menurunkan kualitas hidup pasien tetapi juga menimbulkan tantangan besar dalam penatalaksanaan klinis akibat nyeri kronis yang ditimbulkannya. Nyeri neuropatik pascabagian dari perjalanan penyakit ini menjadi fokus perhatian yang penting karena dampaknya yang signifikan terhadap kenyamanan serta mobilitas pasien.

Dalam beberapa tahun terakhir, penelitian mengenai peran inflamasi dalam patogenesis nyeri neuropatik berkembang pesat, termasuk keterlibatan interleukin-17 (IL-17). IL-17 merupakan sitokin proinflamasi yang berperan dalam proses inflamasi sistemik dan jaringan, yang diduga memiliki kaitan erat dengan kerusakan saraf perifer serta persepsi nyeri. Peningkatan kadar IL-17 serum pada penderita diabetes melitus tipe 2 berpotensi menjadi salah satu faktor penentu penting dalam perkembangan komplikasi nyeri neuropatik.

Sebagai bagian dari pengembangan ilmu pengetahuan di bidang neurologi, pada Jumat, 21 Agustus 2026, di Ruang Pertemuan Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah, Sekretariat Departemen/KSM Neurologi FK Unud/RS Ngoerah, Denpasar telah diselenggarakan Sidang Tesis Program Studi Spesialis Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Sidang tesis ini dipresentasikan oleh dr. Deviana Christanty dengan judul: “Kadar IL-17 Serum Tinggi Sebagai Faktor Risiko Nyeri Neuropatik Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2.”

Dalam pemaparannya, dr. Deviana Christanty mengkaji hubungan antara peningkatan kadar IL-17 serum dengan kejadian nyeri neuropatik pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini diharapkan dapat memperluas pemahaman mengenai mekanisme imunologis dan inflamasi yang mendasari komplikasi nyeri neuropatik, serta membuka peluang pemanfaatan biomarker untuk deteksi dan intervensi dini.

Adapun tim pembimbing dalam penelitian ini adalah:
Dr. dr. I Putu Eka Widyadharma, M.Sc, Sp.N, Subsp.NN(K), FMIN selaku Pembimbing I
Dr. dr. A.A.A. Meidiary, Sp.N, Subsp.NNET(K), F. Epilepsi dan EEG, F. Neurogeriatri selaku Pembimbing II

Sementara itu, tim penguji yang turut memberikan masukan ilmiah terdiri dari:
Dr. dr. Ketut Widyastuti, Sp.N, Subsp. NGD(K)
Dr. dr. Ida Ayu Sri Wijayanti, M.Biomed, Sp.N, Subsp.NN(K)
dr. I Komang Arimbawa, Sp.N, Subsp. NNET(K)

Pelaksanaan sidang tesis berlangsung dengan lancar dan diwarnai dengan diskusi ilmiah yang konstruktif antara peserta sidang dan dewan penguji. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu neurologi, khususnya di bidang neurovaskular dan nyeri neuropatik, serta menjadi landasan bagi pengembangan riset-riset kedepannya.

Written by 

Leave a Reply

Your email address will not be published.